ELTV SATU ||| KUNINGAN — Di tengah dorongan percepatan layanan gizi, 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kuningan justru harus berhenti sementara karena belum memenuhi syarat fasilitas dasar operasional.

Penghentian sementara itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan SPPG Suspen (SLHS, IPAL, Mess) yang diterbitkan Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Kuningan tertanggal 30 Maret 2026 dengan nomor 02.1/SPPG-KNG/III/2026.
Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Satgas MBG Kabupaten Kuningan sebagai tindak lanjut atas Perubahan I Surat Pemberhentian Sementara Operasional bernomor 867/D.TWS/03/2026.
Dalam surat itu dijelaskan, penghentian sementara diberlakukan karena sejumlah SPPG belum melengkapi fasilitas penting berupa SLHS, IPAL, dan mess tiga kamar. Selama ketiga komponen tersebut belum dipenuhi, operasional layanan belum dapat kembali dijalankan.
“Terdapat 16 SPPG di Kabupaten Kuningan yang dihentikan operasionalnya untuk sementara sampai fasilitas yang dimaksud (SLHS, IPAL, dan Mess 3 kamar) dilengkapi,” demikian bunyi isi surat tersebut.


















