Khairul juga mendorong kolaborasi lintas unit sebagai sarana berbagi pengalaman, metode kerja, kompetensi, dan praktik terbaik.
“Kita boleh berbeda wilayah kerja, tetapi kita adalah satu PLN. Jika keunggulan satu unit dapat menjadi pembelajaran bagi unit lainnya, maka standar PDKB dapat kita tingkatkan bersama,” ungkapnya.
Pelaksanaan PDKB oleh 30 tim dengan 222 personel secara serentak di satu lokasi dalam satu hari juga direncanakan untuk diajukan dalam pencatatan atau penetapan rekor MURI.
Namun, Khairul menegaskan rekor bukan tujuan utama. Fokus kegiatan adalah memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan keandalan jaringan, dan memastikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Ia menitipkan tiga prinsip kepada seluruh personel PDKB: bekerja dengan kompetensi, bekerja dengan disiplin, dan mengutamakan keselamatan.
“Yang paling penting, berangkat bersama, bekerja bersama, dan kembali bersama-sama dalam keadaan selamat,” tandasnya.
Khairul berharap Bakti Kolaborasi PDKB berjalan aman dan lancar serta memberi dampak nyata bagi keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keandalan adalah tanggung jawab kita, kolaborasi adalah kekuatan kita, dan keselamatan adalah prioritas kita,” pungkasnya.(Heryanto)

















