Ia juga mengapresiasi peningkatan jumlah jemaah haji Kabupaten Kuningan tahun ini. Dari kuota awal sekitar 350 orang, jumlah jemaah yang siap berangkat meningkat menjadi 683 orang setelah jemaah cadangan terserap ke dalam kuota inti.
Dalam laporan panitia, disebutkan bahwa 694 peserta mengikuti manasik tingkat kabupaten, terdiri dari 689 jemaah reguler dan 5 Petugas Haji Daerah (PHD). Dari jumlah itu, terdapat 317 laki-laki dan 377 perempuan.
Tahun ini, jemaah haji Kabupaten Kuningan berasal dari berbagai kelompok usia. Jemaah termuda tercatat berusia 18 tahun, sedangkan jemaah tertua berusia 85 tahun. Manasik tahun ini juga mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan dalam Keadaan Sehat Walafiat.”
Untuk keberangkatan, jemaah haji Kabupaten Kuningan dibagi ke dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 08 KJT dan Kloter 39 KJT. Kloter 08 dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026, sedangkan Kloter 39 pada 18 Mei 2026.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh jemaah untuk meluruskan niat, memperbanyak doa, dan menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur dan mabrurah.(Heryanto)


















