Sementara itu, Ipda Aan Cunirwan menegaskan bahwa judi online saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda karena mudah diakses melalui gawai. Selain berpotensi menimbulkan kecanduan dan kerugian finansial, praktik tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas.
Pasiter Kodim 0617/Majalengka, Kapten Inf Mulyana, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan judi online. Generasi muda harus menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik,” ujar Kapten Mulyana.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan Polri dalam kegiatan TMMD merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa, khususnya dalam membentengi para pelajar dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan masa depan mereka.
Para siswa SMK Karnas tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan sesi tanya jawab interaktif. Diharapkan, melalui sosialisasi ini para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga diri, lingkungan pergaulan, serta bijak dalam menggunakan teknologi di era digital. (Pendim_0617/Vicky)


















