ELTV SATU ||| Majalengka, Jawa Barat – Bupati Majalengka H. Eman Suherman melakukan peninjauan lapangan di Blok Nanggerang, Kelurahan Simpeureum, Kamis (22/1/2026), guna memastikan finalisasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Peninjauan ini dilakukan untuk memverifikasi kesiapan lahan serta aksesibilitas lokasi sebelum memasuki tahap konstruksi fisik.

Program Sekolah Rakyat merupakan agenda unggulan Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi 166 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Majalengka. Pembangunan sekolah tersebut direncanakan memasuki tahap groundbreaking pada Februari 2026 melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Dalam keterangannya di lokasi, Bupati Majalengka menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare yang telah sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Sekolah Rakyat ini diproyeksikan memiliki daya tampung hingga 100 siswa.
“Pemerintah daerah mengapresiasi perhatian khusus Bapak Presiden terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Majalengka. Pembangunan Sekolah Rakyat ini diperkirakan menyerap anggaran sekitar Rp6,5 miliar,” ujar Bupati saat peninjauan yang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah.
Salah satu fokus utama dalam survei lapangan tersebut adalah pengaturan akses masuk kendaraan berat selama proses pembangunan. Untuk meminimalisasi dampak sosial serta mencegah kerusakan jalan lingkungan warga, Pemkab Majalengka memutuskan membuka jalur logistik alternatif sepanjang 170 meter.


















