Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Proyek Jalan di Majalengka Disorot, Papan Proyek Tanpa Sumber Anggaran dan Hasil Diduga Bergelombang

592
×

Proyek Jalan di Majalengka Disorot, Papan Proyek Tanpa Sumber Anggaran dan Hasil Diduga Bergelombang

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU ||| Majalengka, Jawa Barat – Program realisasi kegiatan penyelenggaraan jalan di wilayah Kabupaten Majalengka yang dikerjakan oleh CV Andis Karya Teknik menuai sorotan. Proyek pemeliharaan jalan yang berlokasi di Jalan Siti Armilah, Kecamatan Majalengka, diduga kurang transparan lantaran papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak mencantumkan sumber anggaran.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

CV Andis Karya Teknik yang beralamat di Jalan Jatisampay No.137 A RT 003 RW 005, Majalengka Wetan tersebut melaksanakan pekerjaan pada Senin malam, 9 Maret 2026. Selain menjadi perhatian karena dikerjakan pada malam hari, keberadaan papan proyek yang tidak memuat keterangan sumber dana juga menimbulkan pertanyaan publik.

Baca Juga :  Lonjakan Pemudik di Terminal Kertawangunan Kuningan, Data Penumpang Capai Ribuan per Hari

Dari hasil investigasi pihak media sehari setelah pekerjaan rampung, Selasa (10/3/2026), ditemukan beberapa titik permukaan jalan yang tampak bergelombang. Selain itu, ketebalan lapisan hotmix dinilai sangat minim dan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan dalam pekerjaan pemeliharaan jalan.

Temuan tersebut memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dari dinas terkait terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga :  Peringati Hari Angklung Sedunia, Bupati Majalengka harapkan Permainan Angklung jadi Agenda Rutin

Saat dikonfirmasi di kantornya pada hari yang sama, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Mamat Surahmat menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan pada malam hari karena faktor produksi di Hot Mix Plant (HMP).

Menurutnya, material aspal panas harus segera digelar di lapangan setelah matang di pabrik.

“Di HMP itu harus antre, dan bukan hanya dari daerah kita saja. Jadi kalau hotmix matang misalnya jam 10 malam, pekerjaan harus langsung dilakukan di lapangan. Kalau dibiarkan terlalu lama nanti dingin dan tidak bisa dipakai,” ujar Mamat.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Kertajati, Satu Warga Lansia Meninggal Dunia

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin