ELTV SATU ||| BANDUNG — Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mempercepat penurunan stunting melalui penguatan intervensi lapangan, pemenuhan gizi kelompok rentan, dan peningkatan layanan kesehatan.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Evaluasi Penanganan Stunting Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Bandung, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat itu dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Jabar, dr. Raden Vini Adiani Dewi, Kepala Bappeda Jabar, Dedi Mulyadi, serta para wakil kepala daerah se-Jawa Barat.
Dalam forum tersebut, Wabup Tuti memaparkan sejumlah langkah yang telah dijalankan Pemkab Kuningan dalam penanganan stunting. Ia menyebut, evaluasi data dan kondisi lapangan terus dilakukan agar intervensi yang diberikan semakin efektif dan tepat sasaran.
“Kami terus melakukan upaya perbaikan, termasuk penguatan di tingkat lapangan agar intervensi yang dilakukan semakin tepat sasaran,” ujar Tuti.
Salah satu fokus yang ditekankan adalah optimalisasi peran dapur SPPG dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan, seperti ibu hamil, balita, dan remaja putri.


















