“Volumenya sekitar 600 meter dengan lebar 2,5 meter sesuai RAB. Mudah-mudahan pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dadan mengakui, pihak desa sebenarnya berharap pembangunan jalan dapat dilakukan secara menyeluruh, terutama pada ruas jalan dari Pohon hingga Wage. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan harus dilakukan secara bertahap.
“Kita sebenarnya ingin jalan dari Pohon sampai ke Wage bisa full dibangun. Tetapi karena anggarannya sekarang sangat terbatas, akhirnya kita lakukan secara bertahap,” ungkapnya.
Meski demikian, Pemdes Pagundan memastikan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Pemerintah desa akan menyesuaikan program dengan kemampuan keuangan yang tersedia serta menentukan skala prioritas pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemdes Pagundan untuk tetap menjaga pembangunan infrastruktur di tengah adanya penyesuaian anggaran, sekaligus memastikan Dana Desa dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberikan dampak bagi masyarakat.(Heryanto)


















