Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Antusiasme Pengunjung Sumur Tujuh Pasca Lebaran Tetap Terjaga

365
×

Antusiasme Pengunjung Sumur Tujuh Pasca Lebaran Tetap Terjaga

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

“Makna Sumur Tujuh adalah ‘membaca diri’, yang kemudian dilanjutkan dengan membaca alam, seperti air, bumi, dan langit. Apa yang ada dalam diri manusia sejatinya tercermin juga di alam,” jelasnya.

Ia menambahkan, ajaran yang berkembang di Sumur Tujuh merupakan warisan leluhur yang berkaitan erat dengan nilai-nilai Islam, termasuk pemaknaan mendalam terhadap Surat Al-Fatihah. Ajaran tersebut diwariskan dari tokoh-tokoh terdahulu seperti Prabu Kian Santang, Mbah Kuwu Sangkan, Prabu Siliwangi, hingga Batara Somawarna.

Baca Juga :  TNI Hadir di Tengah Kesulitan Warga, Koramil 1701 Majalengka Distribusikan Air Bersih ke Blok Mekarjaya

Nurwenda mengaku mulai mempelajari ajaran tersebut sejak tahun 1990 di Sumedang, sebelum akhirnya dipercaya menjadi kuncen Sumur Tujuh.

Terkait kunjungan wisata, ia mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga tata cara dan etika saat berada di kawasan petilasan.

“Jika datang ke Sumur Tujuh dan mengambil air, ada tata caranya. Sebaiknya melakukan tawasul dan minimal membaca Al-Fatihah, mengingat tempatnya terbatas dan pengunjung cukup banyak,” tuturnya.

Baca Juga :  Penasihat PABPDSI Dorong Kolaborasi dan Peningkatan SDM, Toto Toharudin Sebut Kuningan Butuh SDM Siap Kerja

Ia juga menekankan pentingnya meluruskan niat saat berkunjung. Menurutnya, pengunjung tidak boleh meminta kepada tempat atau alam, melainkan tetap memohon kepada Tuhan.

“Yang terpenting adalah niat yang lurus. Datang ke sini bukan untuk meminta kepada selain Allah, melainkan tetap memohon kepada-Nya. Intinya, sebagai umat beragama, kita mengedepankan doa sesuai keyakinan masing-masing,” katanya.

Baca Juga :  Tanam Harapan, Panen Masa Depan: Gerakan Tanam Serempak di Kuningan Kobarkan Semangat Swasembada Pangan

Nurwenda menambahkan bahwa nilai utama yang perlu dijaga oleh setiap pengunjung adalah akhlak.
“Yang paling penting adalah kualitas diri manusia itu sendiri, yaitu akhlaknya,” pungkasnya.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin