Sementara itu, Direktur Bank Kuningan yang membawahi fungsi kepatuhan, Deni Heryana, S.Sos, menjelaskan bahwa sinergi dengan sektor pertanian telah terjalin cukup lama melalui berbagai layanan perbankan yang mendukung aktivitas masyarakat tani.
“Kami selama ini terus bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta kelompok-kelompok tani melalui berbagai layanan perbankan, termasuk layanan kas keliling dan penghimpunan tabungan masyarakat,” katanya.
Deni menambahkan, Bank Kuningan juga telah melayani berbagai kelompok tani, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT), yang memanfaatkan layanan tabungan dan fasilitas keuangan lainnya. Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan program yang mampu memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha pertanian.
Momentum Hari Krida Pertanian ke-54 ini menjadi ajang memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Dukungan lembaga keuangan daerah seperti Bank Kuningan diharapkan dapat menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan dunia perbankan, pembangunan pertanian di Kabupaten Kuningan diharapkan semakin berkembang serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,pungkasnya.(Heryanto)


















