Tony juga menyoroti munculnya sejumlah pemain muda potensial asal Kuningan yang mulai mendapat panggung lebih besar. Menurutnya, hal ini menjadi sinyal positif bagi pembinaan futsal daerah ke depan.
Secara teknis, ofisial Proton FC menjelaskan bahwa tim telah menjalani training center (TC) selama tiga bulan di Bandung dan Jakarta. Kepulangan tim ke Kuningan disebut sebagai bentuk penghormatan kepada daerah sekaligus untuk memohon doa restu sebelum bertarung di kompetisi nasional.
“Kami pulang dulu ke Kuningan untuk mohon izin, mohon doa, dan mengabdi ke Kuningan untuk tampil di pentas nasional. Kami mohon doa dari insan futsal Kuningan dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Tony.
Proton FC dijadwalkan memulai perjuangannya pada 23 April dalam Seri 1 yang digelar di GOR Sabilulungan, Kabupaten Bandung. Selanjutnya, Seri 2 hingga grand final akan berlangsung di GOR Bung Karno, Sukoharjo.
Manajemen menegaskan bahwa target tim pada musim ini tidak sekadar tampil kompetitif, tetapi juga menjadi juara. Keyakinan itu didasarkan pada komposisi pemain yang dinilai solid serta proses persiapan yang dilakukan secara terukur.
Skuad Proton FC sendiri diperkuat sejumlah nama berpengalaman, termasuk pemain nasional kelompok umur dan senior. Selain Bambang Bayu Saptaji, tim juga diperkuat Rangga Febrianto, yang diharapkan mampu menjadi motor sekaligus pemicu semangat bagi para pemain muda.
Secara keseluruhan, Proton FC saat ini memiliki 22 pemain, namun sesuai regulasi hanya 18 pemain yang akan didaftarkan untuk Seri 1,proses seleksi akhir dijadwalkan berlangsung pada 10 April.
Tak berhenti pada level kompetisi profesional,Proton FC juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem futsal jangka panjang di Kuningan.Klub ini telah mengembangkan jalur pembinaan melalui akademi dengan pendekatan Long Term Athlete Development (LTAD) untuk kelompok usia 10,13,15,17, hingga Elit 19.
Langkah tersebut menunjukan bahwa Proton FC tidak hanya mengejar hasil instan di kompetisi,tetapi juga tengah menyiapkan fondasi pembinaan atlet futsal Kuningan secara berkelanjutan.
Dengan dukungan pemerintah daerah,kekuatan pemain nasional, dan pembinaan usia muda yang mulai tertata,Proton FC kini membawa satu misi besar: tampil kompetitif dan mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di panggung futsal nasional,pungkasnya.”(Heryanto)


















