Selain Babinsa, kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu juga dihadiri Ade Pirdaus selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mekarjaya, Jamal sebagai perwakilan Bulog, Ade Andriana selaku Kaur Ekbang Desa Mekarjaya, serta pemilik gabah, Ibu Casmi.
Adapun gabah yang diserap berasal dari varietas Mawar dan Inpari 49, dua jenis padi yang cukup banyak dibudidayakan petani di wilayah tersebut karena dikenal memiliki produktivitas yang baik.
Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan Bulog dalam menjaga rantai produksi pangan tetap berjalan dan memberikan kepastian pasar bagi petani.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa dinilai penting, tidak hanya untuk memastikan proses penyerapan berjalan tertib, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap petani agar hasil panennya terserap dengan harga yang sesuai.
Serapan gabah seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah konkret dalam memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus menjaga semangat petani untuk terus berproduksi.(Heryanto)


















