“Hari ini kita mensinergikan program kependudukan. Bangga Kencana bukan hanya berbicara soal keluarga berencana, tetapi bagaimana membangun kualitas SDM melalui keluarga yang sehat, terpenuhinya kebutuhan gizi anak, serta tumbuh kembang bayi yang optimal,” ujar Dian.
Ia menegaskan, percepatan penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan kependudukan. Di samping itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat validitas data kependudukan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bupati Dian turut mendorong optimalisasi peran para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) serta penguatan edukasi bagi remaja di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun generasi muda yang sehat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Persoalan kependudukan sangat kompleks. Karena itu diperlukan sinergi dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan agar setiap program berjalan efektif dan mampu meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Kuningan di masa depan,” tegasnya.
Melalui Rakerda Bangga Kencana 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap terbangun komitmen bersama seluruh perangkat daerah dan mitra kerja dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama menuju Kuningan yang semakin maju dengan SDM yang berkualitas.(Heryanto)


















