Interaksi tersebut mencerminkan kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakat. Bupati pun berharap para pemudik dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat serta tetap menjaga hubungan dengan kampung halaman.
“Semoga di lain waktu kita bisa bertemu kembali. Terima kasih sudah ikut serta,” tuturnya.
Program mudik gratis ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para perantau. Salah satunya disampaikan oleh Anisa, pemudik asal Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, yang saat ini bekerja di Jakarta.
“Saya asli Kuningan, sekarang tinggal di daerah Mambo, Priok, tepatnya di Koja,” ujarnya.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut, terutama dalam meringankan biaya perjalanan.
“Daftar secara online, alhamdulillah bisa ikut,” katanya.
Menurutnya, program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus memudahkan para perantau untuk pulang ke kampung halaman dan kembali ke tempat kerja.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan transportasi, tetapi juga menghadirkan nuansa kebersamaan dan kepedulian antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta mempererat ikatan emosional para perantau dengan daerah asalnya.(Heryanto)


















