Melalui program SPIRT, pemerintah daerah mendorong UMKM untuk memenuhi berbagai persyaratan teknis dan administratif, termasuk standar keamanan pangan serta sertifikasi halal. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
“Kalau keamanan pangan dan label halal terpenuhi, konsumen akan merasa lebih aman dan nyaman. Ini yang akan membuat produk UMKM Kuningan semakin diminati,” jelasnya.
Lebih jauh, Bupati menargetkan agar produk UMKM Kuningan tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor.
“Target kita jelas, UMKM harus naik kelas dan bisa ekspor,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Kuningan tengah menjajaki penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi dan internal pemerintah daerah. Salah satunya dengan merancang segmentasi usaha berdasarkan bidangnya, mulai dari produksi, penyediaan bahan baku, hingga pengolahan.
“Ke depan kita ingin ada pengelompokan atau segmentasi, agar pembinaan lebih fokus dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis UMKM akan semakin tangguh dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.(Heryanto)


















