ELTV SATU ||| KUNINGAN — Bupati Kuningan menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan pada Hari Senin (30-3-2026) di Gedung DPRD Kuningan. Penyampaian ini menjadi bagian dari laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Dalam pemaparannya, Bupati menguraikan arah pembangunan daerah, capaian indikator makro, serta prioritas kebijakan yang akan menjadi pijakan ke depan. LKPJ 2025 ini juga menjadi sorotan karena merupakan laporan pada tahun pertama masa kepemimpinan Bupati bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, yang disusun mengacu pada RPJMD Kabupaten Kuningan 2025–2029 dengan visi “Kuningan Melesat 2029”.
Ekonomi Tumbuh, IPM Meningkat
Bupati menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan pada 2024 mencapai 4,87 persen. Capaian tersebut dinilai menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Pertumbuhan ekonomi daerah ditopang sektor perdagangan, jasa, serta pertanian yang masih menjadi basis utama perekonomian masyarakat. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kuningan juga meningkat menjadi 70,50 poin.
Peningkatan IPM tersebut didorong oleh keberlanjutan program di bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan daya beli masyarakat.
Kemiskinan dan Pengangguran Menurun
Bupati juga menyampaikan, angka kemiskinan di Kabupaten Kuningan menurun menjadi 12,10 persen pada akhir 2024. Penurunan ini diklaim sebagai hasil dari program jaring pengaman sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang terus digencarkan.


















