ELTV SATU ||| KUNINGAN – Camat Kuningan Deni Hamdani, SE., M.Si menghadiri kegiatan sosialisasi operasional Dapur MBG Kuningan 13 yang berlokasi di Jalan Pasapen, Selasa (3/3/2026). Pada kesempatan tersebut, Dapur MBG Kuningan 13 resmi mulai beroperasi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Kuningan AKP Bambang Poernomo, S.H., Danramil Kuningan 1601 Kapten CZI Arnan Mulya, Kepala Kelurahan Kuningan, anggota DPRD Kuningan, Kepala MI PUI, Korcam SPPI Kuningan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Kuningan menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bukanlah launching, melainkan sosialisasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan satuan pendidikan. Menurutnya, launching idealnya dilaksanakan di sekolah atau lokasi penerima manfaat berdasarkan data Dapodik maupun B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
“Apabila tidak dalam bulan puasa, biasanya kegiatan launching juga disertai food test. Karena itu, istilah yang tepat hari ini adalah sosialisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, launching pendistribusian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) nantinya akan dilaksanakan di sekolah yang menjadi lokasi distribusi.
Camat Kuningan juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Kuningan saat ini memiliki jumlah Dapur MBG terbanyak dibandingkan kecamatan lain. Dari 23 dapur yang terinformasi berada di wilayah Kecamatan Kuningan, sebanyak 18 dapur telah dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) bersama UPTD Puskesmas dan Tim Pokja P3 MBG. Sementara lima dapur lainnya, termasuk Dapur MBG Kuningan 13, belum dikunjungi.
Ia berharap keberadaan dapur MBG dapat dikendalikan agar tidak terus bertambah tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan ketersediaan data penerima manfaat. Bahkan, pihaknya telah menerima informasi adanya rencana pendirian dapur tambahan yang akan menjadi dapur ke-19 di wilayah tersebut.
“Harapan kami, pembukaan dapur baru disesuaikan dengan kuota dan ketersediaan data penerima manfaat sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional,” tegasnya.
Kelengkapan Perizinan Jadi Perhatian


















