ELTV SATU ||| Majalengka – Sebanyak puluhan calon guru peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gelombang I Tahun 2026 Universitas Majalengka mengikuti Diklat Wawasan Kebhinekaan Global yang digelar di Aula FKIP Universitas Majalengka, Jalan KH. Abdul Halim, Kecamatan Majalengka, pada Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh antusias ini menghadirkan narasumber utama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh, Beliau menyampaikan materi kunci seputar pentingnya pemahaman kebhinekaan bagi calon pendidik di era globalisasi.
Dalam pemaparannya, Dandim menekankan bahwa kebhinekaan global bukan hanya tentang menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan budaya di dalam negeri, tetapi juga dalam skala internasional. “Guru adalah agen perubahan. Mereka harus mampu menanamkan nilai toleransi, gotong royong, dan anti diskriminasi kepada siswa sejak dini,” ujar Letkol Inf Fahmi Guruh di hadapan para peserta.
Ia juga mengingatkan tantangan nyata yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, seperti masuknya budaya asing tanpa filter, potensi konflik sosial akibat perbedaan, hingga maraknya hoaks yang memecah belah. Karena itu, peran guru sangat krusial dalam mengajarkan pendidikan karakter berbasis Pancasila, moderasi beragama, serta menciptakan pembelajaran yang inklusif.












