Dalam arahannya, Danrem 063/SGJ menekankan pentingnya tanggung jawab dan jati diri prajurit TNI sebagai representasi negara. Ia mengingatkan bahwa selama prajurit masih menerima gaji dari negara, maka wajib mempertanggungjawabkan pengabdiannya dengan menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Keberadaan kita di manapun adalah mewakili negara. Oleh karena itu, kita harus menjaga, mengamankan, serta mendukung seluruh kebijakan dan program pemerintah dengan niat ibadah,” tegas Danrem.
Danrem juga menyinggung keterlibatan TNI dalam berbagai program pemerintah seperti MBG dan KDMP, yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan KDMP, lanjutnya, merupakan pekerjaan padat karya yang dilaksanakan secara bersama-sama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Danrem mengingatkan agar setiap prajurit yang memiliki permasalahan segera melaporkannya kepada pimpinan satuan untuk dicarikan solusi terbaik. Ia berharap soliditas dan jiwa korsa di jajaran Korem 063/SGJ semakin kuat dan terbangun dengan baik.
Terkait mitigasi bencana, Danrem menyampaikan bahwa jajaran Korem 063/SGJ telah melakukan langkah-langkah antisipasi dan edukasi kepada masyarakat. Ia meminta para Babinsa untuk memetakan wilayah rawan bencana di daerah binaan masing-masing, karena mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama.
Menutup arahannya, Danrem berpesan agar seluruh prajurit menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, serta tetap menjaga kepercayaan, kekompakan, dan mengedepankan adab dalam setiap pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat. (Pendim_0617/ Vicky)


















