“Yang kita nilai bukan hanya bentuknya, tetapi juga kreativitas dan bagaimana peserta menyajikan tumpeng tersebut secara keseluruhan,” ujarnya.
Menurut Ninik, seluruh peserta menunjukkan kreativitas masing-masing. Hal tersebut membuat lomba tumpeng tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk membangun kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT Kecamatan Pasawahan.
Dewan juri dalam lomba tersebut terdiri dari Ninik Ertiningsih, S.ST., Bdn., M.KM., Emah, S.Kep., Ners., Euis Fatimah, S.Pd., dan Encum Sumiati, S.Pd.
Dengan raihan nilai tertinggi, Desa Cimara berhasil menyandang predikat sebagai juara terbaik, sekaligus menambah semarak rangkaian puncak HUT ke-34 Kecamatan Pasawahan di Terminal Wisata Paniis.
Lomba tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat kekompakan, kreativitas, serta semangat gotong royong masyarakat dalam membangun Kecamatan Pasawahan.(Heryanto)

















