“Saksi melihat ada kepulan asap yang berasal dari tumpukan daun dan ranting bambu kering di lahan kosong. Api dengan sangat cepat menjalar karena cuaca yang terlalu panas dan angin kencang,” ujar Kapten Cke Bajuri dalam keterangannya.
Melihat kondisi yang kian membahayakan, saksi langsung melapor ke Perangkat Desa Sindangwasa, Yaya Sukarya, yang meneruskannya ke Pihak Koramil 1711/Sumberjaya, Polsek Palasah, serta Tim Damkar Kabupaten Majalengka.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Suasana dramatis sempat terjadi saat tim gabungan dari Koramil 1711/Sumberjaya, Polsek Palasah, pihak kecamatan, perangkat desa, serta puluhan warga sekitar bahu-membahu menjinakkan kobaran api agar tidak merambat ke pemukiman warga.
Setelah berjibaku melawan si jago merah selama hampir 1,5 jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 15.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kerugian dipastikan hanya berupa material lahan kosong bambu yang hangus terbakar.
Aparat mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi puncak musim kemarau dan cuaca ekstrem, khususnya tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di sekitar lahan kering. (Pendim_0617/VC)

















