Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Dewan Kebudayaan Kuningan Menatap Masa Depan Budaya yang Lebih Progresif dan Kolaboratif

56
×

Dewan Kebudayaan Kuningan Menatap Masa Depan Budaya yang Lebih Progresif dan Kolaboratif

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN — Semangat baru pemajuan kebudayaan di Kabupaten Kuningan resmi dimulai. Dewan Kebudayaan Kuningan (DKK) secara mufakat menetapkan Dr. Bias Lintang Dialog, M.Kn. sebagai Ketua Umum masa bakti 2026–2030 dalam rapat pleno penentuan ketua dan pembentukan kepengurusan yang digelar pada Kamis malam (28/5/2026) di Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan (BEEK) atau Gedung Graha Wangi.

Baca Juga :  Koramil 1707/Lemahsugih Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai dalam Rangka HUT ke-76 Korem 063/SGJ

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Pelaksanaan musyawarah yang berlangsung dalam nuansa Iduladha tersebut berjalan khidmat, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Sidang yang dimulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB dinyatakan sah setelah memenuhi kuorum dengan kehadiran 13 anggota Dewan Kebudayaan Kuningan.

Rapat pleno turut mendapatkan pendampingan dari Dewan Pakar, yakni budayawan Yusuf Oblet serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan.

Baca Juga :  Kabag SDM Polres Majalengka Pimpin Apel Pagi..? Tekankan Kedisiplinan dan Pelayanan Dalam Tugas

Sidang sesi pertama dipimpin oleh Ageng Sutrisno selaku pimpinan sidang bersama Sekretaris sidang Ence Bagus. Proses musyawarah berlangsung dinamis dengan mengedepankan semangat mufakat melalui pengusulan nama dari seluruh anggota yang hadir. Setelah melalui pembahasan yang konstruktif, forum secara bulat menetapkan Dr. Bias Lintang Dialog sebagai nahkoda baru Dewan Kebudayaan Kuningan untuk empat tahun ke depan.

Baca Juga :  Gelaran Pameran Batik Paseban dan Kamuning ; Rangkaian Seren Taun 2025

Dalam sambutan perdananya, Dr. Bias Lintang Dialog menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif demi kemajuan budaya daerah.
“Ini adalah amanah besar untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memajukan akar budaya lokal kita,” ujarnya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin