“Diduga api berasal dari korsleting listrik pada bagian atap rumah. Berkat kerja sama seluruh unsur terkait dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB sehingga tidak merembet ke rumah lainnya,” ujar Serka Nano saat dikonfirmasi.
Adapun rumah yang terdampak merupakan milik Endin Junaidi (41), seorang buruh tani, dan Sarta (64), petani/pekebun, yang keduanya merupakan warga Blok Pajaten, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Aparat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik serta rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa. (Pendim_0617/VC)






