ELTV SATU ||| Majalengka – Program pemeliharaan jalan yang dilaksanakan Dinas PUTR Kabupaten Majalengka melalui Bidang Binamarga menuai sorotan. Proyek dengan nilai kontrak lebih dari Rp1,4 miliar itu diduga tidak sesuai spesifikasi setelah ditemukan lapisan hotmix mudah terkelupas hanya dengan congkelan jari. (26/08/2025)
Berdasarkan keterangan warga setempat yang namanya diminta tidak mau di publikasikan pada media ini Senin 25/08/2025. Selain realisasi pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi, saat dilakukan gelar matrial hotmik pun diduga dilakukan pada malam hari. Kata dia
“Gelar aspal hotmiknya juga malam hari pak, ga tau itu hasilnya bisa maksimal atau tidak entarnya” Ungkapnya
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut adalah Pemeliharaan Jalan Jatiwangi–Wanasalam, dengan Nomor SPK: 000.03.3/017Kontrak/Obsen PKB/BM/PUTR/2025 dan Nomor Paket XVII. Lokasi tercatat di Kecamatan Ligung, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.460.952.000, bersumber dari dana Obsen PKB Tahun Anggaran 2025. Penyedia jasa adalah CV. Hasbi Karya, beralamat di Kelurahan Majalengka Wetan.
Pantauan tim media pada 26 Agustus 2025 dini hari, atau empat hari setelah pekerjaan rampung, menunjukkan adanya dugaan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai. Saat dilakukan uji sederhana di lokasi, lapisan hotmix yang seharusnya padat justru mudah terkelupas. Ketebalan aspal yang terkelupas pun terlihat hanya sekitar 1 cm, sehingga menimbulkan kesan pekerjaan terkesan asal – asalan.