Kuningan tidak boleh melupakan konservasi. Apa pun yang terjadi, konservasi harus tetap kita jaga. Harus ada keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) harus dilakukan secara ketat. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan RTRW juga perlu diperkuat agar tidak terjadi penyalahgunaan di masa mendatang.
Di sisi lain, Kuningan juga diharapkan tidak menutup diri terhadap masuknya investasi. Pasalnya, setiap tahun terdapat ribuan angkatan kerja baru yang membutuhkan lapangan pekerjaan.
“Setiap tahun ada ribuan angkatan kerja di Kuningan. Mereka perlu ditampung melalui investasi dan pengembangan sektor industri,” ungkapnya.
Ia optimistis, dengan pengelolaan pembangunan yang seimbang antara investasi dan konservasi, Kuningan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan saya yakin Kuningan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi, terutama jika mampu menyerap tenaga kerja yang ada. Namun sekali lagi, konservasi tetap harus dijaga karena itu merupakan kekuatan utama Kuningan,” pungkasnya.(Heryanto)


















