
“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Karena itu saya mendukung penyelenggaraan Bupati Cup 2027. Hadiahnya juga harus ditingkatkan,” ujar Andi Gani.
Ia bahkan menyampaikan rencana peningkatan hadiah untuk penyelenggaraan tahun depan. Juara pertama diusulkan mendapatkan Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp15 juta.
Peningkatan hadiah tersebut, kata Andi Gani, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk semakin giat berlatih dan meningkatkan prestasi.
“Biar semangat dan selalu bangkit olahraga sepak bola di Kuningan,” katanya.
Andi Gani juga menaruh perhatian terhadap munculnya talenta-talenta muda dalam turnamen tersebut. Ia menilai sejumlah pemain tampil menonjol dan berpotensi memperkuat Pesik Kabupaten Kuningan.
“Talenta muda Kuningan ini semakin hari semakin keren. Saya lihat ada beberapa pemain yang bagus dan sudah saya instruksikan kepada manajer untuk direkrut,” ungkapnya.
Ia berharap pembinaan sepak bola di Kabupaten Kuningan dapat terus berjalan sehingga lahir pemain-pemain berkualitas yang mampu membawa nama daerah ke level lebih tinggi.
Selain sepak bola, Andi Gani juga mendorong perkembangan cabang olahraga lainnya. Ia menyebut tim bola voli Wahana Kuningan yang tengah mengikuti kejuaraan di Bekasi dan berharap mampu meraih prestasi.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi kepada PSSI, panitia, para pemain, official, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan Bupati Cup 2026.
Ia memberikan ucapan selamat kepada Luragung yang kembali menjadi juara sekaligus memberikan penghargaan kepada Ciawigebang yang dinilainya telah memberikan perlawanan terbaik.
“Selamat kepada Luragung, juara bertahan kembali. Saya kira dua-duanya juara hari ini. Mungkin Dewi Fortuna kurang beruntung untuk Ciawigebang,” kata Dian.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Bupati Cup 2026 harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sepak bola Kuningan.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit muda potensial yang nantinya dapat memperkuat Pesik Kabupaten Kuningan d
[1/9 21:01] Aaaaa: Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit muda potensial yang nantinya dapat memperkuat Pesik Kabupaten Kuningan dan membawa klub kebanggaan masyarakat Kuningan menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita untuk terus berlatih, meningkatkan kualitas sepak bola di Kabupaten Kuningan. Bisa menembus nanti Liga 2 lewat Pesik Kabupaten Kuningan. Mohon doanya,” ujarnya.
Dian juga menyampaikan terima kasih kepada Andi Gani Nena Wea yang turut memberikan hadiah dan dukungan bagi para pemain, serta kepada Hj. Eka dari Sindang yang memberikan bonus kepada para pemain.
Ia berharap Bupati Cup dapat menjadi agenda olahraga yang semakin besar dari tahun ke tahun.
“Mudah-mudahan tahun depan kita bertemu lagi dengan pertandingan yang lebih hebat lagi, dengan hadiah yang lebih spektakuler lagi,” katanya.
Bupati juga mengapresiasi seluruh camat yang telah mengirimkan tim terbaik dari 32 kecamatan untuk ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Menurut Dian, keberadaan Bupati Cup bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pencarian bakat, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Kuningan melalui olahraga.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Bupati Cup 2026, harapan besar kini diarahkan pada gelaran tahun depan. Semangat kompetisi, lahirnya talenta-talenta baru, serta dukungan masyarakat diharapkan mampu membawa sepak bola Kuningan semakin maju dan menjadi salah satu kekuatan sepak bola di wilayah timur Jawa Barat.(Heryanto)

















