Selama lima hari, keduanya mengikuti berbagai agenda pembelajaran dan simulasi parlemen, mulai dari rapat kerja komisi, pembahasan rancangan undang-undang hingga simulasi Rapat Paripurna.
Program Parlemen Remaja dirancang Sekretariat Jenderal DPR RI untuk mengenalkan tugas dan fungsi parlemen kepada generasi muda, khususnya proses pembentukan undang-undang serta mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat.
Tak hanya memahami sistem keparlemenan, peserta juga mendapat ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, serta bertukar gagasan dengan pelajar dari berbagai daerah.
Bagi Kuningan, keikutsertaan Khedira dan Shalwa menjadi catatan positif sekaligus membuka ruang inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani berkompetisi dan mengambil bagian dalam forum pendidikan berskala nasional.
Rudi pun memberikan semangat kepada kedua sekolah yang telah mengirimkan wakilnya.
“Semangat SMA Negeri 2 Kuningan, semangat SMA Negeri 3 Kuningan. Terima kasih,” tuturnya.(Heryanto)

















