ELTV SATU ||| KUNINGAN — Sosok Elon Carlan dikenal sebagai figur pejuang yang tak kenal lelah dalam mengangkat martabat penyandang disabilitas agar tidak lagi dipandang sebelah mata. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangat juang Elon sejak usia muda tak pernah surut dalam memperjuangkan hak dan kesempatan yang setara bagi kaum disabilitas.

Tahun 1994 menjadi titik penting dalam perjalanan hidup Elon Carlan. Pada tahun tersebut, ia dianugerahi penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional. Puncaknya, pada 28 Oktober 1994 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Elon Carlan diundang langsung oleh Presiden Soeharto ke Istana Merdeka untuk menerima anugerah Pemuda Pelopor dengan Predikat Palapa Karya Utama.
Dalam momen bersejarah itu, Presiden Soeharto sempat bertanya, “Kalau saya beri hadiah, kamu ingin menjadi apa? Pejabat, pengusaha, atau politisi?” Tanpa ragu, Elon menjawab bahwa dirinya hanya memiliki satu keinginan, yakni mendirikan lembaga pendidikan.
Keinginan tersebut bukan sekadar ucapan. Berbekal tekad dan harapan besar, pada 8 Januari 1995 Elon Carlan bersama rekan-rekannya mendatangi notaris untuk mendirikan sebuah wadah perjuangan bernama Yayasan Taruna Mandiri.


















