Perjalanan pengabdian terus berlanjut. Pada 1997, bersama sang istri, Kokoy Kurniawati, Elon mulai merintis pendirian Sekolah Luar Biasa (SLB). Tepat pada 8 Januari 1997, SLB Taruna Mandiri resmi berdiri. Seiring berjalannya waktu, yayasan tersebut terus berkembang dengan mendirikan sejumlah sekolah lainnya.
Tak hanya fokus pada pendidikan khusus, Elon Carlan juga mengembangkan pendidikan nonformal melalui PKBM Taruna Mandiri, yang menyediakan layanan pendidikan kesetaraan paket bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dari total tujuh SLB yang dirintis, empat di antaranya kemudian dihibahkan kepada pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh penyandang disabilitas. Hingga akhirnya, sejak 8 Januari 2008, Yayasan Taruna Mandiri resmi beralih status dari sekolah yayasan menjadi sekolah pemerintah.
Perjalanan panjang ini menjadi bukti nyata dedikasi Elon Carlan dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, sekaligus meninggalkan jejak pengabdian yang bermanfaat bagi generasi masa depan.(HERYANTO)


















