Sementara itu, Bupati Kuningan melalui sambutannya menyampaikan bahwa Linggarjati bukan sekadar destinasi wisata, tetapi memiliki nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.
Festival tahun ini melibatkan pelajar melalui lomba cerdas cermat SMP/MTs, puisi SD/MI, serta mewarnai TK/RA se-Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya sejak dini.
Pemkab Kuningan berharap Festival Linggarjati terus dikembangkan sehingga tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga mendorong kreativitas generasi muda, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap Kuningan.
Penutupan Festival Linggarjati 2026 menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar masa lalu, melainkan warisan nilai yang harus terus dihidupkan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.(Heryanto)


















