Ia menegaskan, Dinas Pendidikan tidak menentukan branding setiap sekolah. Sebaliknya, sekolah diberikan ruang untuk menggali potensi terbaiknya sendiri melalui kesepakatan seluruh warga sekolah.
“Branding lahir dari keyakinan sekolah terhadap potensinya sendiri. Setelah disepakati bersama, dibuat komitmen antara sekolah dan Dinas Pendidikan sehingga menjadi arah pengembangan sekolah ke depan,” jelas Surya.
Menurutnya, strategi tersebut diharapkan mampu mengangkat kualitas sekolah negeri agar semakin sejajar dengan sekolah swasta yang selama ini dikenal memiliki kekuatan branding.
“Kita ingin sekolah negeri dan swasta sama-sama maju. Jangan sampai sekolah negeri kehilangan kepercayaan masyarakat. Pemerintah harus hadir agar sekolah negeri tetap menjadi pilihan utama masyarakat dari semua kalangan,” katanya.
Workshop tersebut diikuti sekitar 130 peserta, terdiri atas pengawas korwil, Ketua K3S se-Kabupaten Kuningan, pengurus KKG Kabupaten Kuningan, serta perwakilan guru kelas atas dan guru kelas bawah dari setiap kecamatan.
Dalam satu hari kegiatan, peserta mendapatkan empat materi utama, yakni Pesona SD, Digitalisasi Pembelajaran, Kokurikuler, dan Robotika sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Materi disampaikan oleh Kabid Pembinaan SD Surya, M.M., Dr. Rokayah yang merupakan dosen sekaligus fasilitator pendidikan karakter dan Panca Waluya Jawa Barat, Gema, peraih Juara I Guru Model Pembelajaran, serta Aditya, praktisi robotika dari Bandung.
Melalui program ini, Disdikbud Kabupaten Kuningan berharap setiap sekolah dasar mampu tampil dengan identitas yang kuat, memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar mengajar, mengembangkan bakat peserta didik melalui kegiatan kokurikuler, serta mengenalkan robotika sejak dini sebagai bekal menghadapi era transformasi digital.
Program Pesona SD pun diproyeksikan menjadi salah satu gerakan strategis dalam membangun branding sekolah dasar di Kabupaten Kuningan, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat lahirnya generasi yang kreatif, berkarakter, unggul, dan siap bersaing di masa depan.(Heryanto)


















