Lebih lanjut, ia mengaku bahagia melihat kekompakan para alumni yang terus terjalin. Menurutnya, sinergi antara alumni dan pemerintah daerah sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pendidikan.
Menanggapi kemungkinan dihidupkannya kembali SMA Kosgoro, Bupati Dian menyebut hal tersebut tampaknya sulit terwujud. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya aset sekolah telah dihibahkan oleh almarhum H.Acep Purnama, seiring dengan kondisi sekolah yang tidak lagi memiliki siswa dan cenderung terbengkalai.
“Karena sudah tidak ada murid dan sempat terlantar, akhirnya kita lakukan rehabilitasi agar bisa dimanfaatkan untuk operasional SDN 17,” jelasnya.
Saat ini, SDN 17 Kuningan disebut tengah berkembang pesat dan menjadi salah satu sekolah dasar yang diminati masyarakat.
Dengan kondisi tersebut, diharapkan pemanfaatan fasilitas pendidikan dapat terus dioptimalkan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan,pungkasnya.(Heryanto)


















