“Pembangunan jembatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan dan membuka akses wilayah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui program bakti TNI. Kehadiran jembatan diharapkan mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini menjadi hambatan mobilitas warga.
Selain itu, pembangunan jembatan diyakini akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses pelayanan publik, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
“Dengan adanya jembatan ini, pemasaran hasil bumi akan lebih mudah dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan di lokasi Dusun Gunungseureuh.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Majalengka, khususnya di Kecamatan Lemahsugih. (Pendim_0617/VC)


















