Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Kuningan H. Dwi Basyuni Natsir mengatakan, kegiatan Halalbihalal dan silaturahmi tokoh tersebut menjadi momentum penting untuk kembali merajut ukhuwah setelah dinamika politik dalam perhelatan pemilu.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun setelah kontestasi usai, seluruh elemen harus kembali bersatu dan menempatkan kepentingan pembangunan daerah sebagai prioritas bersama.
“Pasca perhelatan pemilu kemarin, saatnya kita kembali merajut ukhuwah. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun membangun daerah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dwi menambahkan, PKS berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelayan rakyat dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di Kabupaten Kuningan.
“PKS siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi-solusi nyata bagi permasalahan di Kabupaten Kuningan,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS agar terus menjaga sikap rendah hati, memperkuat semangat pelayanan, dan menebar manfaat di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Halalbihalal ini juga menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk menyongsong berbagai agenda daerah ke depan, sekaligus memastikan kehadiran PKS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Semangat silaturahmi ini harus kita bawa dalam kerja-kerja pelayanan kita setiap hari,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Dwi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan seraya berharap momentum Idulfitri dapat semakin mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan semangat baru untuk membangun daerah secara bersama-sama.(Heryanto)


















