Upaya pencarian dilakukan secara intensif, termasuk menyisir area persawahan hingga aliran sungai. Bahkan, tim sempat menelusuri jalur menuju kawasan yang dikenal warga sebagai Gunung Putri.
“Pencarian malam itu sampai sekitar pukul 00.00 WIB, lalu dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya. Tapi sampai Senin sore belum ada hasil,” ungkapnya.
Hal lain yang menambah misteri adalah posisi motor korban yang sempat membingungkan tim pencari. Awalnya diduga berada di dekat saung, namun kemudian ditemukan di lokasi lain yang cukup jauh.
“Motor sempat dikira ada di satu titik, ternyata ditemukan di jalur berbeda. Ini yang membuat alur kejadian terasa janggal,” tambah warga.
Meski berbagai spekulasi bermunculan di masyarakat, pihak desa menegaskan belum bisa menyimpulkan penyebab hilangnya korban.
“Kami tidak berani berspekulasi. Belum ada kepastian, jadi kami khawatir terjadi perbedaan persepsi di masyarakat,” tegas Dany.
Hingga Selasa siang, pencarian masih terus dilakukan. Pihak keluarga dan warga berharap Parmo dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami masih berpikir positif, mudah-mudahan beliau bisa kembali dengan selamat ke Ragawacana. Namun apapun hasilnya nanti, keluarga berharap bisa menerimanya dengan ikhlas,” tutupnya.(Heryanto)


















