ELTV SATU ||| CIREBON — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menggelar Pelatihan Jurnalistik serta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI 2025 di Gedung DKUKMPP Kota Cirebon, Rabu–Kamis, 19–20 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Wartawan Profesional, Beretika, dan Berintegritas” ini diikuti sekitar 35 peserta.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Alif Santosa, S.H., Ketua PWI Kota Cirebon. Dalam sambutannya, Alif menegaskan bahwa wartawan harus mampu menghadapi tantangan zaman, terutama dalam era digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta pemahaman mendalam terhadap etika jurnalistik. Ia menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas kewartawanan.
Selain pembekalan dari ketua PWI, para peserta mengikuti materi yang disampaikan oleh Iwan Nurudin, Wartawan Senior RRI sekaligus pengurus PWI. Iwan membahas prinsip dasar jurnalistik, peran wartawan sebagai penyaji informasi faktual, serta pentingnya akurasi dalam setiap pemberitaan.
“Wartawan mencari berita berdasarkan fakta. Berita harus akurat, memenuhi unsur 5W+1H, dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang tidak berbasis fakta adalah hoaks dan dapat merugikan masyarakat,” tegas Iwan.
Ia mengingatkan bahwa wartawan harus independen, tidak berpihak, serta mengutamakan kepentingan publik. Wartawan juga memiliki peran penting sebagai penyambung lidah masyarakat sehingga berita perlu disajikan secara komprehensif dan berimbang.


















