Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga mengumumkan hadiah utama berupa paket umrah bagi peserta jalan sehat yang beruntung melalui undian panitia.
Ketua Panitia, Surya S.Pd., M.M., menuturkan bahwa Jalan Sehat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HGN yang diselenggarakan PGRI Kuningan. “Ini momentum bersejarah bagi PGRI Kuningan. Hari ini kita menggunakan kaos yang sama sebagai simbol kekompakan tanpa dikotomi antara guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Kita adalah guru yang memperjuangkan profesionalitas, martabat, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Surya juga memaparkan rangkaian kegiatan berikutnya, di antaranya Upacara HGN di SMA Negeri 1 Luragung (25 November), Porseni tingkat nasional di UPI Bandung (26–28 November), keberangkatan 35 bus guru ke Mahaka Square Jakarta sebagai puncak HGN Nasional (29 November), seminar guru (1 Desember), serta pelatihan guru BK/BP (13 Desember).
Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ida Suprida, S.Pd., M.M., menegaskan komitmen PGRI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan.
“Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi setelah sekian lama tidak berkumpul besar karena pandemi. Pendidikan Kuningan ke depan harus semakin maju dan melesat,” ungkapnya.
Ida juga memperkenalkan program SIMBA – Simpanan Baitullah, yakni tabungan khusus untuk membantu guru mewujudkan ibadah haji atau umrah, yang didukung Bank BJB, PT Sinaya, dan mitra lainnya.
Kegiatan berlangsung meriah dengan dukungan sponsor, penampilan yel-yel guru, serta berbagai doorprize termasuk hadiah utama sepeda motor. Di akhir acara, seruan “Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas! Yes!” menggema sebagai simbol semangat kebersamaan para pendidik Kuningan. (HERYANTO)


















