Selain Linggarjati, agenda kunjungan ke Situs Cipari dan sektor kearsipan juga dinilai strategis dalam upaya menjaga jejak sejarah daerah. Ia berharap perhatian terhadap situs-situs tersebut tidak berhenti pada simbolik, tetapi berlanjut pada penguatan pelestarian dan pengelolaan.
Tak hanya fokus pada situs sejarah, Elon juga menyoroti pentingnya revitalisasi sarana kesenian daerah, salah satunya Gedung Kesenian di Jalan Veteran, Kuningan.
Menurutnya, gedung kesenian tersebut perlu mendapatkan perhatian serius agar dapat kembali berfungsi optimal sebagai ruang ekspresi, pertunjukan, dan pengembangan seni budaya masyarakat.
“Kita berharap ada perhatian juga untuk renovasi gedung kesenian, karena itu penting sebagai ruang pertunjukan dan pengembangan budaya masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai aspirasi terkait penguatan kebudayaan daerah sebelumnya juga telah disampaikan dalam agenda koordinasi di Jakarta. Karena itu, pihaknya berharap komunikasi yang telah terbangun dengan kementerian dapat menjadi pintu masuk bagi dukungan yang lebih nyata.
Menurut Elon, jejaring dengan kementerian dan para pejabat teknis menjadi modal strategis bagi daerah untuk memperjuangkan pelestarian situs sejarah, penguatan arsip budaya, hingga pembenahan infrastruktur kesenian yang selama ini membutuhkan perhatian.
Dengan sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap sektor kebudayaan tidak hanya tetap terjaga sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh sebagai kekuatan pendidikan, pariwisata, dan kebanggaan daerah di masa depan.(Heryanto)


















