Menurutnya, kepala desa merupakan pemimpin yang berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif.
Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga ancaman nonmiliter seperti penyebaran informasi yang menyesatkan, konflik sosial, penyalahgunaan narkoba, hingga lunturnya rasa nasionalisme. Karena itu, semangat bela negara harus terus ditanamkan melalui kepemimpinan yang berintegritas dan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat.
Kasdim berharap kegiatan retret ini dapat memperkuat wawasan kebangsaan para kepala desa sehingga mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjadi penggerak pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami berharap seluruh kepala desa mampu menjadi pelopor persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan terus menumbuhkan semangat cinta tanah air dalam setiap kebijakan maupun pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, desa akan semakin kuat dan menjadi bagian penting dalam memperkokoh ketahanan nasional,” pungkas Kapten Kav Suharto.
Retret Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan, hingga penguatan karakter sebagai bekal bagi para kepala desa dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.(Heryanto)


















