Bagi petani yang telah menanam padi dan masih memiliki akses terhadap sumber air, Diskatan menyiapkan bantuan berupa peminjaman pompa air kepada kelompok tani sesuai dengan ketersediaan.
“Kami berupaya menyelamatkan tanaman yang masih memungkinkan dipertahankan. Kelompok tani dapat berkoordinasi dengan UPTD Pertanian maupun Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di setiap kecamatan untuk mendapatkan pendampingan teknis sekaligus mengajukan peminjaman pompa air,” ujarnya.
Selain itu, petani juga diimbau menghemat penggunaan air, menjaga saluran irigasi tetap berfungsi optimal, serta rutin memantau kondisi tanaman selama musim kemarau berlangsung.
Diskatan memastikan para penyuluh pertanian bersama UPTD akan terus turun ke lapangan untuk memberikan pendampingan, memantau perkembangan kondisi pertanian, serta memberikan rekomendasi teknis sesuai situasi di masing-masing wilayah.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap melalui kewaspadaan petani, penyesuaian pola tanam, dan pengelolaan air yang lebih efisien, ancaman gagal panen akibat kemarau dapat ditekan sehingga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan teknis dapat menghubungi UPTD Pertanian atau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di kecamatan masing-masing.(Heryanto)


















