Dalam rangkaian HUT ke-62, Golkar Kuningan juga merencanakan sejumlah kegiatan sosial yang akan dilaksanakan secara sederhana dengan mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat.
Yudi mengatakan, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu agenda lanjutan sebagai wujud kepedulian partai terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Untuk rangkaian selanjutnya, sesuai arahan, kita akan mengadakan kegiatan secara sederhana, termasuk bakti sosial untuk membantu masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, peringatan hari jadi partai harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kader agar keberadaan Golkar tidak hanya dipertahankan sebagai organisasi politik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Terkait pelaksanaan ziarah, Yudi menjelaskan dirinya mendapat tugas memimpin kegiatan karena Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan sedang berada di China. Sementara itu, Bupati Kuningan yang juga merupakan kader Golkar tidak mengikuti agenda tersebut karena memiliki kegiatan di luar daerah.
“Kebetulan Pak Ketua sedang berada di China, sehingga saya ditugaskan memimpin agenda hari ini. Kalau Pak Bupati, beliau merupakan pengurus tingkat provinsi, bukan pengurus Golkar di Kuningan. Mungkin nanti bisa hadir dalam rangkaian acara berikutnya, karena beliau kan kader Golkar,” ungkapnya.
Melalui peringatan HUT ke-62 ini, Golkar Kuningan berharap tradisi menghormati para pendahulu tetap terpelihara dan menjadi pengingat bahwa perjalanan partai dibangun melalui pengabdian, pengorbanan, serta kerja panjang para tokoh terdahulu.
Bagi kader saat ini, mengenang para pendahulu bukan hanya tentang menabur doa di pusara, melainkan juga menjaga amanah perjuangan, memperkuat persatuan, dan membuktikan keberpihakan kepada masyarakat melalui tindakan nyata.(Heryanto)

















