Ia menilai, meningkatnya kepedulian masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan Pasawahan sebagai kawasan wisata. Terlebih, Kecamatan Pasawahan memiliki sejumlah destinasi wisata yang membutuhkan lingkungan bersih, tertata dan nyaman agar mampu memberikan kesan positif kepada pengunjung.
Iim menegaskan, keberadaan fasilitas publik seperti Terminal Wisata Paniis harus diiringi kesadaran bersama untuk merawat dan menjaganya. Fasilitas yang dibangun atau dioptimalkan pemerintah akan memberikan manfaat lebih besar apabila masyarakat turut memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberlangsungannya.
Dialog tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong kemajuan wilayah Pasawahan.
Dengan semakin kuatnya kesadaran dan kepedulian warga, pengembangan potensi wisata di Pasawahan diharapkan tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga ditopang budaya menjaga lingkungan dan rasa memiliki terhadap berbagai fasilitas publik.(Heryanto)

















