Ia menambahkan, setelah tahapan teknokratis, pemerintah daerah akan menyerap aspirasi dari berbagai pihak, termasuk legislatif dan masyarakat melalui Musrenbang di setiap tingkatan.
“Proses ini akan berlanjut dengan penyerapan aspirasi dari rekan-rekan legislatif, Musrenbang, dan tahapan lainnya. Finalisasi perencanaan anggaran 2027 ditargetkan pada medio Mei 2026,” jelasnya.
Menurutnya, percepatan penyusunan perencanaan dilakukan agar seluruh kebutuhan pembangunan daerah dapat terakomodasi, sekaligus membuka peluang sinergi program dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kalau dimulai sejak awal, peluang kita untuk masuk ke slot program pusat, provinsi, maupun kabupaten akan lebih besar. Ini penting, mengingat keterbatasan fiskal Kabupaten Kuningan masih menjadi tantangan,” pungkas Purwadi.(HER)


















