Sejalan dengan semangat Kuningan Melesat, Bupati juga mengajak pemuda tidak sekadar menjadi penonton perubahan. Pemuda harus hadir melalui gagasan, karya, dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap KNPI dan seluruh organisasi kepemudaan dapat menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, serta mendukung penuh 10 program unggulan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
“Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah pelaku perubahan,” tandasnya.
Sementara itu, Wabup Tuti Andriani menambahkan, KNPI sebagai induk organisasi kepemudaan di Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menyatukan berbagai elemen pemuda tanpa melihat perbedaan warna maupun pilihan.
Menurutnya, semangat persatuan tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual. Karena itu, masyarakat Kuningan diajak tidak hanya memperingati Maulid Nabi, tetapi juga memperbanyak sholawat dan istighfar sebagai bagian dari ikhtiar spiritual untuk keberhasilan pembangunan daerah.
“Tidak boleh lagi melihat warna lain, kita menjadi satu. Mari perbanyak sholawat dan istighfar sebagai ikhtiar untuk mewujudkan Kuningan Melesat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat mendoakan Bupati Kuningan agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah membangun Kabupaten Kuningan.
Kegiatan KNPI Bersholawat kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Abdul Aziz. Diharapkan, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui lantunan sholawat, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perbuatan sehari-hari.
Dengan demikian, semangat religiusitas, persatuan, dan kepeloporan pemuda diharapkan menjadi energi baru dalam membawa Kabupaten Kuningan semakin maju, damai, berkah, dan Melesat.(Heryanto)

















