ELTV SATU ||| Cirebon – Kodim 0620 Kabupaten Cirebon menggelar Sosialisasi Meningkatkan Kesadaran tentang Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2025, Kamis (28/8/2025), bertempat di Aula GSG Makodim 0620. Acara dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari jajaran TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga 50 perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serta ormas dan LSM dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Cirebon.
Dandim Tekankan Sinergi dan Pembinaan Ormas
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, S.A.P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia menilai, keberadaan Ormas dan LSM merupakan bagian dari komponen cadangan negara yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketertiban dan keamanan.
“Pembinaan terhadap Ormas dan LSM perlu terus dilakukan. Salah satunya melalui pelatihan dan kegiatan lainnya yang dapat membangun karakter serta mengubah pola pikir ke arah lebih positif,” ungkap Yusron.
Ia menambahkan, TNI AD hadir bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas wilayah, termasuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, salah satunya bidang pendidikan. Ormas dan LSM, lanjutnya, diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan serta ikut serta menjaga keamanan lingkungan, di antaranya melalui patroli rutin bersama masyarakat.
Kajian Hukum, Regulasi, dan Peran Ormas
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Cirebon, Randy Tumpal Pardede, turut memaparkan perspektif hukum terkait keberadaan ormas. Menurutnya, setiap ormas wajib berbadan hukum sesuai ketentuan undang-undang. Ia juga menyinggung regulasi tentang UU ITE dan aturan pengibaran bendera, yang harus dipahami oleh seluruh organisasi.
Dari Kesbangpol Kabupaten Cirebon, Zamroni Alhadi Kabid Poldagri dan Ormas menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 300–400 ormas yang terdaftar. Namun, tidak semuanya aktif. Ia menekankan pentingnya ormas melaporkan kegiatan secara rutin sesuai Permendagri, agar pemerintah dapat memantau aktivitas organisasi. “Saat ini sudah ada aplikasi SiOrmas yang mempermudah pelaporan kegiatan ormas,” jelasnya.
Polresta Cirebon: Wujudkan Kamtibmas Bersama
Kabag Ops Polresta Cirebon, Kompol Sutarja, menegaskan peran Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Ia mencontohkan program “Polisi Curhat” yang rutin dilakukan hingga ke tingkat desa dan RT untuk menyerap aspirasi masyarakat.