Bupati juga berharap DPC KSPSI Kuningan dapat tampil sebagai wadah perjuangan, advokasi, dan perlindungan pekerja, terutama dalam menghadapi dinamika hubungan industrial yang akan semakin kompleks seiring masuknya investasi.
Di sisi lain, Pemkab Kuningan menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan pembangunan. Kuningan Barat tetap dipertahankan sebagai kawasan konservasi dan daerah tangkapan air, sementara Kuningan Timur diarahkan menjadi kawasan industri dengan prinsip pembangunan ramah lingkungan.
Dalam acara tersebut, Kapolres Kuningan turut menegaskan komitmen aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
“Kuningan harus aman bagi warganya, dan tidak aman bagi penjahatnya,” tegas Kapolres.
Ia juga mengungkapkan bahwa Polres Kuningan telah membentuk Satgas Ketenagakerjaan sejak Februari lalu untuk mendukung penanganan persoalan hubungan industrial secara tertib, cepat, dan sesuai aturan.
Peresmian kantor sekretariat KSPSI ini dihadiri unsur Forkopimda, Disnakertrans, kepolisian, serta pengurus KSPSI Jawa Barat, dan menjadi titik awal penguatan sinergi lintas sektor dalam menyongsong pertumbuhan industri di Kabupaten Kuningan.
Lebih dari sekadar seremoni, peresmian ini menjadi penanda bahwa Kuningan tengah bersiap memasuki fase baru pembangunan—yakni industrialisasi yang ditopang investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan perlindungan buruh.(Heryanto)


















