Namun demikian, pihak pengelola tetap mengedepankan aspek keselamatan, khususnya dalam pengembangan wahana anak. Kondisi alam yang berbukit dan berbatu menjadi perhatian utama agar tidak menimbulkan risiko bagi pengunjung.
“Untuk wahana anak masih kami kaji, karena kondisi di sini banyak tebing dan tanjakan, jadi faktor keselamatan harus benar-benar diperhatikan,” jelasnya.
Di sisi lain, konsep wisata berbasis alam tetap menjadi prioritas. Pengelola secara rutin melakukan penghijauan guna menjaga kelestarian lingkungan kawasan.
“Kami terus melakukan penanaman pohon untuk menjaga kelestarian alam. Beberapa waktu lalu juga sudah menanam sekitar 100 pohon jambu air dan tanaman buah lainnya agar kawasan tetap hijau dan memberi manfaat bagi pengunjung,” pungkas Ibrahim.
Dengan tingginya kunjungan selama libur Lebaran, Talaga Biru Cicerem semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan yang diminati wisatawan lokal maupun luar daerah. (HERYANTO)


















