Menurutnya, menu yang dibagikan sudah mencakup berbagai sumber nutrisi. Mulai dari karbohidrat dari roti, protein hewani dari susu, protein nabati dari kacang-kacangan, hingga buah berupa kurma.
Sementara itu, Kepala SPPG Cirendang, Adit, menambahkan jumlah item menu di tempatnya justru lebih banyak dibandingkan beberapa SPPG lain.
“Menu di sini terdiri dari empat sampai lima item, sedangkan di beberapa SPPG lain biasanya hanya tiga sampai empat item,” jelasnya.
Adit juga menegaskan, menu yang sempat viral tersebut berasal dari SPPG Cirendang 2 yang berada di bawah naungan Yayasan Baitul Alamin Bogor.
“Jadi perlu diluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya. (Heryanto)


















