“Langkah mahasiswa tak pernah lelah,
Menyulam asa membangun Kuningan penuh makna.”
Dalam pesannya, Bupati menekankan bahwa pelajar hari ini sedang berada di fase penting yang menentukan masa depan. Ia mengajak peserta untuk berani bermimpi, percaya diri, dan tidak minder dengan latar belakang keluarga maupun daerah.
“Jangan pernah minder karena berasal dari daerah atau dari keluarga kurang berada. Kesuksesan ditentukan oleh diri sendiri,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan pembangunan daerah sejatinya tidak hanya identik dengan gedung megah atau jalan mulus, namun yang paling utama adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“Pembangunan yang bagus sejatinya adalah membangun sumber daya manusia,” ucap Bupati Dian.
Pada kesempatan itu, Bupati Dian turut menyampaikan pentingnya kemampuan 4C bagi pelajar agar mampu bersaing, yakni Creativity (kreativitas), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi), dan Critical Thinking (berpikir kritis), ditambah kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Bupati juga menyinggung fenomena bonus demografi menuju 2045 yang harus dipersiapkan sejak dini agar menjadi berkah, bukan musibah. Menurutnya, generasi muda harus diposisikan sebagai pelaku pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan.
Menutup sambutan, Bupati Dian mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk ikut membangun Kuningan dengan membawa identitas daerah dalam setiap mimpi dan keberhasilan.
“Jangan pernah hanya bercita-cita sukses secara pribadi. Sertakan Kuningan kampung halaman dalam setiap mimpi kalian,” pesannya. (IKP/HER)


















