Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Merdeka yang Dirasakan: Pelayanan Publik Jadi Bagian dari Makna Kemerdekaan di Kota Cirebon

20
×

Merdeka yang Dirasakan: Pelayanan Publik Jadi Bagian dari Makna Kemerdekaan di Kota Cirebon

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Bagi warga yang banyak beraktivitas di jalan, kondisi infrastruktur menjadi salah satu indikator yang mudah terlihat.

Widyo Priatno (47), warga Syekh Magelung, Kelurahan Kejaksan, yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, berharap kualitas jalan di Kota Cirebon terus mendapat perhatian.

“Kalau kami para ojol mah berharap jalan mulus. Karena kalau jalan rusak, kendaraan cepat rusak juga,” ujar Widyo.

Ia juga menilai terdapat perubahan dalam penataan kawasan Sungai Sukalila. Menurutnya, penataan tersebut membuat kawasan menjadi lebih nyaman dan tidak lagi semrawut akibat parkir sembarangan di sepanjang pinggiran sungai.

“Dengan adanya penataan kawasan Sukalila, menurut saya agak nyaman karena tidak ruwet lagi dengan parkir sembarangan di sepanjang pinggiran sungai,” katanya.

Sejumlah Penghargaan Jadi Penguat

Baca Juga :  PGMNI Kuningan Genjot Pembentukan Cabang hingga 2028, Perkuat Perjuangan Kesejahteraan Guru Madrasah

Upaya peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di Kota Cirebon juga tercermin dari sejumlah penghargaan dan capaian yang berhasil diraih. Berbagai apresiasi tersebut menjadi bagian dari catatan atas upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan di berbagai sektor.

Sejumlah penghargaan dan capaian tersebut antara lain Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, Total Pencapaian Pelayanan KB Metode Operatif Wanita (MOW) Tahun 2025, serta Capaian Rumah Data Kependudukan Paripurna lebih dari 100 persen.

Kota Cirebon juga meraih Pelaksanaan Fasilitasi Siperindu Terbanyak kategori minimal empat kali, Terbaik Pertama Kategori Pengendalian Inflasi – Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, serta Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 berturut-turut.

Baca Juga :  Jejak Peduli Siswa SMPN Cikasarung: Gelar Opsih dan Penanaman Pohon di Hari Kelulusan

Capaian lainnya yakni Juara II Sayembara Penanganan ODGJ Terbaik – Kategori Dinas Sosial Kabupaten/Kota, Juara Terunik Fashion Show Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026, serta Juara Umum Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA 2026.

Di sektor pemberdayaan masyarakat dan ekonomi, Kota Cirebon juga memperoleh Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat – Anugerah Koperasi Jawa Barat 2026 dan LPM Award 2026.

Sementara dalam bidang evaluasi pelayanan publik, Kota Cirebon berhasil masuk Top 10 Nasional berdasarkan Hasil Penilaian PEKPPP. Kota Cirebon juga memperoleh Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025 serta Public Service Award 2026 Jawa Barat.

Berbagai penghargaan tersebut bukan sekadar menjadi catatan prestasi, tetapi juga menjadi dorongan agar peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan terus dilakukan.

Baca Juga :  Bupati Kuningan Tantang UMKM Naik Kelas dan Tembus Ekspor Lewat Sertifikasi PIRT

Pemerintah Kota Cirebon masih memiliki pekerjaan yang perlu dibenahi, mulai dari kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, pemerataan akses layanan digital, kualitas pelayanan tatap muka hingga respons terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.

Karena itu, semangat kemerdekaan di Kota Cirebon terus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, mendengar aspirasi masyarakat, melakukan pembenahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana sebuah perayaan digelar, tetapi bagaimana masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan dan memperoleh pelayanan pemerintah secara mudah, adil, cepat, dan manusiawi.

Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika pelayanan publik hadir untuk semua dan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat. (ROCHELI)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin